Capres Tunggal Harus Bertarung dengan Kotak Kosong

Capres Tunggal Harus Bertarung dengan Kotak Kosong

- detikNews
Rabu, 22 Apr 2009 12:15 WIB
Capres Tunggal Harus Bertarung dengan Kotak Kosong
Jakarta - Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi jika hanya ada 1 pasangan capres dan cawapres yang berlaga di Pilpres 2009. Salah satunya, sang capres tunggal harus bertarung dengan kotak kosong saat pencontrengan.

"Jangan sampai keluar gagasan calon tunggal langsung ditetapkan menjadi pemenang. Itu ngaco. Jadi ruang masyarakat untuk menentukan pilihan harus ada," kata Direktur Eksekutif Cetro, Hadar N Gumay, kepada detikcom, Rabu (22/4/2009).

Dikatakan dia, setidaknya ada 2 metode yang dapat dilakukan. Pertama, masyarakat bisa memilih yang lain dalam arti tidak setuju.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Orang-orang dibolehkan memilih. Kemudian, jika tidak mau memilih dinyatakan di dalam kotak kosong. Jadi ada calon kosong. Presiden dinyatakan terpilih dipastikan menang dari itu," ujarnya.

Metode kedua, kata dia, syarat partisipasi pemilih mencapai 60 persen. "Itu menggambarkan ekspresi masyarakat tersalurkan," ujarnya.

Menurut dia, capres tunggal sebaiknya diatur dalam konstitusi, bukan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) tentang kemungkinan hanya satu pasangan capres-cawapres di Pilpres 2009.

"Karena waktunya mepet, ya nggak apa-apa jika ingin mengantisipasinya. Tetapi ke depan harus mereview konstitusi," ujarnya.

(aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads