"Bali tetap mengusung 7 nama untuk capres maupun cawapres," ujar Ketua Bapilu DPD Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry saat berbincang dengan detikcom via telepon, Rabu (22/4/2009).
Tujuh nama yang telah dipersiapkan yaitu Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla, Akbar Tandjung, Surya Paloh, Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Sultan Hamengku Buwono X dan Yuddy Chrisnandi. Namun, siapa saja yang akan dicalonkan menjadi presiden dan wakil presiden, Nyoman enggan menjelaskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada dengan tanggapan Wakil Sekjen Golkar Iskandar Mandji soal koalisi Golkar dan Demokrat, dirinya pun emoh didikte Demokrat. Nyoman mengatakan, jika didikte, dia memilih capres dari Golkar sendiri.
"Kalau koalisi itu tergantung apakah nyambung atau tidak. Kalau salah satu didikte, ya tidak terjadi koalisi, jadi lebih baik nyapres sendiri," tuturnya.
Nyoman berharap, jika Golkar dan Demokrat berkoalisi, kedua belah pihak berada pada kesetaraan. Bagaimana keputusan koalisi tersebut, lanjutnya, akan diputuskan nanti dalam Rapimnassus yang digelar 23 April.
"Kita berharap koalisi yang setara dan saling menjaga martabat. Tapi Golkar Bali hingga saat ini belum mengambil keputusan. Pokoknya kita mencermati suasana dahulu," ujarnya.
(mei/nrl)











































