Golkar Emoh Didikte Demokrat Soal Cawapres SBY

Golkar Emoh Didikte Demokrat Soal Cawapres SBY

- detikNews
Rabu, 22 Apr 2009 00:03 WIB
Golkar Emoh Didikte Demokrat Soal Cawapres SBY
Jakarta - Partai Golkar dan Partai Demokrat (PD) intens melakukan pembahasan seputar koalisi. Meski posisi tawar Golkar lebih kecil, namun partai beringin ini tidak mau didikte PD soal cawapres pendamping SBY.

"Ga bisa. Masa orang lain mengatur kita. Kalau koalisi kan harus take and give. Artinya kedua pihak harus bicara intens tapi tidak boleh ada yang saling dikte," kata Wasekjen Partai Golkar Iskandar Manji saat ditanya bagaimana jika PD menentukan jumlah cawapres yang harus diajukan Golkar.

Hal itu dikatakan dia usai pertemuan dengan Ketua Umum Jusuf Kalla (JK) di rumahnya, Menteng, Jakpus, Selasa (21/4/2009) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditanya soal kepastian diterimanya Ketua Umum Jusuf Kalla sebagai cawapres SBY, Iskandar menjawab diplomatis.

"Saya kira bukan bicara diterima atau tidak diterima, tetapi setiap partai punya mekanisme sendiri. Kalau mekanisme ditentukan seperti itu, kedua pihak harus saling memberi," ujarnya.

Ia menambahkan, JK saat ini tetaplah calon terkuat untuk cawapres SBY. Soal kemungkinan pembahasan koalisi akan deadlock dan JK tetap maju sebagai capres, Iskandar masih membuka kemungkinan tersebut.

"Oh bisa. Ada kemungkinan. Keputusannya bisa malam ini atau besok," tandasnya.
(mei/lrn)


Berita Terkait