JK Ditolak SBY, Marwah Siap Bawa Golkar Pimpin Koalisi Baru

JK Ditolak SBY, Marwah Siap Bawa Golkar Pimpin Koalisi Baru

- detikNews
Selasa, 21 Apr 2009 20:53 WIB
 JK Ditolak SBY, Marwah Siap Bawa Golkar Pimpin Koalisi Baru
Jakarta - Dengan perolehan suara 14,5%, di mata kader Golkar Marwah Daud Ibrahim, Partai Golkar hanya punya dua pilihan. Mengusulkan Jusuf Kalla (JK) sebagai cawapres tunggal mendampingi SBY atau memimpin koalisi baru. Marwah Daud siap bertarung dalam penentuan capres/cawapres bila Golkar memutuskan memimpin koalisi baru.

Pendapat ini disampaikan Marwah Daud dalam rilisnya yang diterima detikcom, Selasa (21/4/2009). "Alternatif pertama, memberikan dukungan penuh kepada Bapak Jusuf Kalla sebagai Wapres  dan Ketua Umum Golkar, sebagai  satu-satunya cawapres yang diusulkan Partai Golkar kepada  SBY dan Partai Demokrat serta mitra koalisi  pada Pemilu 2009," tegas Marwah.

Alternatif ini, menurut Marwah, mengingat keberhasilan pemerintah saat ini merupakan hasil kerja pasangan  SBY-JK. Dialog dan rembug koalisi Partai Demokrat dan Partai Golkar serta partai mitra koalisi lainnya hendaknya  dilakukan di level yang setara, dengan mengutamakan kesamaan visi, platform, program, dan mekanisme kerja yang sepenuhnya diarahkan untuk mewujudkan keadilan (antarwilayah, aktarsektor dan antarstruktur) dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi, bila koalisi dilakukan, maka setelah lima tahun pemerintahan nanti, hasil yang dicapai tidak boleh diklaim sepihak oleh Presiden SBY atau Partai Demokrat, tapi menjadi keberhasilan seluruh rakyat Indonesia di bawah kepemimpinan SBY-JK dengan seluruh tokoh dan  partai pendukung koalisi," ujar dia.

Bagaimana bila Demokrat menolak JK dan tidak mau berkoalisi sampai batas waktu yang ditentukan, maka Partai Golkar harus tampil memimpin pembentukan koalisi baru. Bila keputusan ini yang diambil, maka perlu proses penetapan capres/cawapres di internal Partai Golkar secara terbuka, demokratis, dan meritokratis.

"Jika alternatif kedua menjadi pilihan, maka dengan menjunjung tinggi proses demokrasi internal Partai Golkar, dan untuk keterwakilan perempuan dalam politik Indonesia, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, maka saya, Marwah Daud Ibrahim, baik sebagai anggota partai GOLKAR, representasi keterwakilan perempuan maupun sebagai Capres Dewan Integritas Bangsa,  menyatakan siap berkompetisi dengan    Bapak  Ir. Akbar Tandjung dan  Bapak Sultan Hamengku Buwono X serta calon  lainnya  dalam pemilihan  Capres/Cawapres Partai Golkar," tegas Marwah. 

(asy/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini