"Kita mengusung JK sebagai wakil presiden bukan sebagai calon presiden," kata Wakil Ketua DPD Partai Golkar, Sabron Djamil Pasaribu kepada wartawan saat di temui di kantor KPU Jatim, Jalan Tanggulangin, Surabaya, Selasa (21/4/2009).
Sikap ini, kata Sabron, sangat pantas karena hasil pileg, suara Golkar tidak sampai 20 persen. Sudah selayaknya mereka menempatkan kader terbaik mereka dan berkoalisi dengan Partai Demokrat (PD).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama Jusuf Kalla kata Ketua Komisi A DPRD Jatim cukup populer. Selain JK adalah nama Akbar Tanjung. Koalisi antara Golkar dengan PD bisa menjadi sebuah kekuatan yang cukup signifikan diparlemen didalam mendukung kebijakan yang dilakukan oleh SBY-JK nantinya.
"Tidak ada pilihan lain JK tetap berdampingan dengan SBY," tandasnya.
(wln/ken)











































