Ditolak SBY, Kader Golkar Desak JK Galang Koalisi Baru

Ditolak SBY, Kader Golkar Desak JK Galang Koalisi Baru

- detikNews
Selasa, 21 Apr 2009 16:26 WIB
 Ditolak SBY, Kader Golkar Desak JK Galang Koalisi Baru
Jakarta - Kabar penolakan SBY terhadap Jusuf Kalla (JK) sebagai calon pendampingnya harus disikapi dengan tegas dan berani oleh JK dan elit Golkar. JK dan Golkar diminta menunjukkan wibawanya dengan cara membangun koalisi baru untuk menghadapi SBY dan Mega.

"Di sini Golkar harus tanggap agar tidak mempermalukan dirinya. Sebagai partai yang berpengalaman, Golkar harus mampu menciptakan terobosan untuk mengangkat harga diri dan kebanggaan partai dengan membangun kekuatan koalisi ke 3 yang mengajukan capres alternatif untuk menghadapi SBY dan Mega," kata kader muda Golkar Yuddy Chrisnandi kepada detikcom, Selasa (21/4/2009).

Menurut capres Dewan Integritas Bangsa (DIB) ini, SBY sudah memberikan kriteria cawapresnya yang sangat sempurna. Kriteria yang disampaikan SBY harus dibaca sebagai bentuk penolakan SBY halus kepada kader-kader Golkar. Karena itu, Golkar harus segera menentukan sikap.Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seharusnya Golkar mawas diri. 5 kriteria cawapres yang disampaikan SBY dapat dimaknai penolakan halus dari wacana nama-nama cawapres yang akan diajukan Golkar. Sebagai figur dari partai pemenang pemilu, tentu Pak SBY tidak mau didikte oleh partai yang lebih kecil untuk cawapresnya," paparnya.

Anggota Komisi I DPR ini meminta semua kader dan elit Golkar menanggalkan semua kepentingan pribadi dan kelompoknya. Saatnya semua kader bahu-membahu menyelamatkan partai dan mengharumkan nama besar partai agar tidak terus dihina dan dilecehkan.

"Saatnya para pimpinan Golkar dan semua kader memikirkan masa depan partai daripada kepentingan dirinya untuk sekadar duduk dalam kekuasaan. Inilah saatnya para pemimpin Golkar mawas diri dan berpikir untuk kepentingan partai jangka panjang," pungkasnya.

(yid/iy)


Berita Terkait