PDIP Minta DPR Evaluasi Pusat Tabulasi KPU

PDIP Minta DPR Evaluasi Pusat Tabulasi KPU

- detikNews
Senin, 20 Apr 2009 17:29 WIB
PDIP Minta DPR Evaluasi Pusat Tabulasi KPU
Jakarta - PDIP mempertanyakan efektivitas tabulasi online (real count) Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang selama ini berjalan sangat lamban. Partai berlambang banteng moncong putih ini meminta DPR mengevaluasi tabulasi nasional Pemilu 2009 yang digelar KPU di Hotel Borobudur yang ditutup hari ini.

"Sangat disayangkan dan kami bertanya-tanya ada apa sebenarnya KPU," tutur Ketua FPDIP, Tjahjo Kumolo melalui pesan singkat kepada detikcom, Senin (20/4/2009).

Menurut Tjahjo, perhitungan suara yang digelar di hotel mewah ini menggunakan dana yang tidak sedikit. Oleh karena itu, dengan hasil yang
mengecewakan, KPU harus bertanggung jawab.

"DPR harus mempertanyakan kepada KPU, apa problemanya, dan ada apa dengan KPU," tutur Tjahjo.

"Kalau macet begini, bagaimana pertanggungjawaban KPU untuk hal ini. Ini juga menyangkut pembiayaan yang besar untuk IT," pungkasnya.

Meskipun target tidak terpenuhi, pusat tabulasi pemilu 2009 KPU direncanakan ditutup malam hari ini pada pukul 24.00 WIB dan dipindahkan ke Gedung KPU di, Jl Iman Bonjol, Jakarta Pusat.

Sementara itu, Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie mendukung langkah KPU yang akan memindahkan pusat tabulasi dari Hotel Borobudur ke Kantor KPU. "KPU harus terus melaksanakan tabulasi nasional dengan IT tapi tidak
terbuka," kata Marzuki Alie di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Marzuki menambahkan, tabulasi tidak banyak berpengaruh karena yang paling penting adalah penghitungan secara manual.

"Saya harap tidak ada jauh beda tabulasi dengan manual, meskipun ada
keraguan. Kita harap tabulasi terus dilaksanakan meski tidak secara terbuka," tandasnya.

(van/anw)


Berita Terkait