Demikian kata Menko Polhukam Widodo AS usai rapat koordinasi di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (20/4/2009). Rapat membahas rencana pemerintah membantu KPU mengatasi kelambanan proses penghitungan suara hasil Pemilu 2009.
"Kita mesti optimislah ya, tapi optimisme harus dilandasi pada realitas. Kalau memang ada kendala, mari kita pecahkan kendala itu," ujar dia.
Untuk keperluan tersebut Presiden SBY menugaskan Mendagri Mardiyanto berkomunikasi intensif dengan KPU terkait sistem IT yang terus dirundung masalah. Akibatnya masalah teknis penyampaian hasil penghitungan suara melalui metode real count pada masyarakat pun gagal memenuhi tenggat waktu yang KPU jadwalkan.
Jadwal awal KPU pengumuman hasil penghitungan suara untuk tingkat DPRD tingkat kab/kota pada 19 April 2009 telah gagal dipenuhi. Sedangkan pengumunan untuk DPRD propinsi pada 24 April dan 9 Mei juga terancam bernasib serupa karena hingga kini jumlah suara yang masuk di pusat tabulasi nasional masih jauh dibawah target.
"Pagi tadi dilaporkan baru 12 juta sekian suara yang masuk. Kini yang penting kami yakinkan bahwa timeline yang dirumuskan dalam UU KPU tentang suara ini dapat ditepati. Kalau ada kendala dan sebagainya, Depdagri bisa komunikasi apa yang bisa dibantu," tutur Widodo.
(lh/anw)











































