"Kecil kemungkinannya karena JK resistensi terhadap PKS tinggi, karena dia (SBY) juga butuh PKS,"Β ujar Pengamat Politik LIPI Syamsudin Haris saat dihubungi detikcom, Minggu (19/4/2009) malam.
Menurut Syamsudin, kriteria tersebut hanya merupakan kriteria umum. Belum mengarah pada sebuah nama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"JK kan dari timur, nah sekarang dari barat. Akbar Tandjung sendiri dari barat dan lebih kuat dibanding calon lain dari Golkar," jelasnya.
Lebih lanjut, menurut pakar politik LIPI ini, kriteria kelima SBY juga seakan menutup kemungkinan calon dari non partai ataupun calon diluar koalisi. SBY sendiri menyebut cawapresnya nanti harus bisa meningkatkan kekokohan dan kekuatan dari koalisi yang ada sekarang.
"Poin yang kelima, intinya wapres dari bukan non partai dan partai yang dimaksud adalah partai yang masuk dan berkolisi dengan Partai Demokrat. Ini jadi menutup kemungkinan untuk yang bukan dari partai koalisi ataupun non partai sebagai pasangan SBY," pungkasnya.
(nov/rdf)











































