Mau Dampingi SBY, JK Harus Mundur Dari Ketum Golkar

Mau Dampingi SBY, JK Harus Mundur Dari Ketum Golkar

- detikNews
Senin, 20 Apr 2009 05:13 WIB
Jakarta - Ketua Dewan pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono SBY telah mengeluarkan kriteria calon pendampingnya dalam pilpres 2009. Tim Sembilan yang bertugas mencari cawapres SBY pun mengaku telah diperintahkan untuk mencari pendamping yang bukan merupakan ketua umum parpol.

"Kriteria ini bapak sudah menyampaikan kepada kita. Daripada konflik, lebih baik bukan ketua umum partai," ujar salah seorang anggota tim sembilan Partai Demokrat Ruhut Sitompul kepada detikcom, Sabtu (19/4/2009).

Tim sembilan pun merekomendasikan SBY berduet dengan orang Golkar. Selain itu belum juga tertutup kemungkinan untuk menduetkan SBY dengan tokoh-tokoh dari Parpol lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita cenderung calon parpol karena pengalaman mereka. Golkar juga baik," jelasnya.

Bagaimana dengan Jusuf Kalla?

"Asal mundur sebagai ketua umum bisa saja," ungkap Ruhut.

Menurut Ruhut jika nanti cawapres berasal dari orang nomor satu di parpol maka dikhawatirkan akan terjadi tarik menarik kepentingan politik. Menurut pengacara ini dalam kabinet SBY banyak pihak yang seharusnya mendukung SBY malah berbalik menentang SBY.

"Kita ini presidensial, bukan parlementer. Tidak ada itu oposisi," tegas pria berkucir ini.

(rdf/nov)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini