KPU Diimbau Tak Hapus Real Count Pada Pilpres 2009

KPU Diimbau Tak Hapus Real Count Pada Pilpres 2009

- detikNews
Minggu, 19 Apr 2009 03:57 WIB
KPU Diimbau Tak Hapus Real Count Pada Pilpres 2009
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diimbau untuk tidak merealisasikan rencana menghapus real count pada Pilpres 2009 mendatang. Alasannya, KPU masih mempunyai banyak waktu untuk memperbaiki sistem tabulasi nasional yang 'lemot' itu.

"Pilpres masih ada cukup waktu untuk menyiapkan itu lebih baik dan sederhana," kata Direktur Komite Pemilih Indonesia Jeirry Sumampow saat dihubungi detikcom, Sabtu (18/4/2009).

Menurut Jeirry, untuk pilpres mendatang penghitungan suara akan jauh lebih mudah, karena yang dipilih hanya beberapa pasangan capres-cawapres saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) ini mengakui, tabulasi pemilihan legislatif memang rumit, karena banyaknya partai dan caleg. Sayangnya, hal itu tidak didukung oleh sistem IT yang bagus.

Jeirry mengatakan, pihaknya menangkap kesan kesepakatan tender untuk tabulasi pileg sangat terburu-buru. Persiapannya juga terlalu pendek dan seolah cuma mengejar proyek. Alhasil data perolehan suara yang disajikan cukup lamban dan KPU dinilai gagal memberikan informasi yang up to date.

Dia memperkirakan, real count yang tinggal dua hari ini tidak akan memenuhi target 80 persen suara sah yang bisa dihitung KPU.

"Meski demikian, KPU masih punya waktu banyak menyiapkan tabulasi yang lebih baik untuk pilpres. Jadi sangat disayangkan kalau real count nanti dihilangkan," pungkasnya.
(irw/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads