Berbicara kepada wartawan di Medan, Sabtu (18/4/2009), Fadly menyatakan pencitraan yang dibangun PPP beberapa bulan sebelum Pemilihan Umum (Pemilu) digelar, belum tepat sasaran. Akibatnya, masyarakat bingung melihat sosok PPP sebenarnya sebagai partai segala ummt.
"Berdasarkan hitungan cepat sejumlah lembaga survei, perolehan suara PPP pada Pemilu 2009 menurun sekitar dua persen dibanding Pemilu sebelumnya. Salah satu penyebabnya karena perpecahan di tubuh partai," kata Fadly.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, sudah selayaknya kemerosotan perolehan suara, menjadi pertimbangan elit PPP untuk tidak menabuh konflik secara terbuka. Tidak ada gunanya saling menyalahkan. Perdebatan membangun partai agar bisa ambil bagian dalam pertarungan pemilihan presiden, lebih penting dibanding saling menjatuhkan sesama elit PPP.
Disinggung mengenai kesibukan PPP di Sumut, Fadly Nurzal mengatakan, pengurus PPP di tingkat kabupaten dan kota di Sumut, saat ini sedang terlibat dalam proses perhitungan hasil Pemilu.
"Sebagian ada yang sedih, resah, cemas dan ada juga yang bahagia karena mengalami peningkatan perolehan suara dibanding Pemilu sebelumnya," kata Fadly.
(rul/djo)











































