"Kita akan bentuk tim pencari fakta di lapangan. Siapa yang curang kita cari. Kalau curang, siapa pun orangnya bisa dipecat," tutur Ketua KPU, Abdul Hafiz Anshari.
Hal ini disampaikan Hafiz disela-sela pleno KPU menjelang pilpres, di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Sabtu (18/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan cari yang curang, semuanya, termasuk DPT. Kalau yang salah ditegur secara lisan, ditegur secara tertulis, yang paling berat dipecat permanen," tutur Hafiz.
Hafiz menambahkan, temuan kecurangan akan selalu diupdate KPU setiap saat untuk memastikan tidak ada masalah yang sama menimpa Pilpres 8 Juli mendatang.
"Setiap kali ketemu akan kita umumkan. Kalau kepala KPPS nakal tidak dipakai lagi," imbuh Hafiz.
Melalui tim ini, Hafiz berharap dapat mengetahui kecurangan pemilu yang selalu
dihubung-hubungkan publik dengan buruknya kinerja KPU.
"Yang dikatakan curang pemilu itu seperti apa, semua yang ketahuan kita pecat," tegasnya.
(van/aan)










































