Pencontrengan Ulang di TPS 14 Pasar Manggis Batal

Pencontrengan Ulang di TPS 14 Pasar Manggis Batal

- detikNews
Sabtu, 18 Apr 2009 11:57 WIB
Pencontrengan Ulang di TPS 14 Pasar Manggis Batal
Jakarta - Gara-gara ditemukan identitas 26 pemilih berbeda dengan daftar pemilih tetap (DPT), pencontrengan ulang pun akan digelar di TPS 14, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan. Namun, pencontrengan ulang itu dibatalkan karena tidak memenuhi syarat UU Pemilu.

Koordinator Pokja Penghitungan Suara KPU Kota Jakarta Selatan, Abdul Salam, menjelaskan, pencontrengan ulang ini mencuat setelah ditemukan ada 26 orang pemilih memegang undangan C4 dan punya hak pilih. Namun, setelah dicek ulang, ternyata identitas pemilih di KTP berbeda dengan DPT.

"Ini sudah diketahui Panwas lalu direkomendasikan perhitungan jalan terus. Pelaku pun telah diproses hingga ke tingkat kepolisian dan sekarang masih proses," kata Salam saat dihubungi detikcom, Sabtu (18/4/2009).

Ketika proses rekap di kecamatan, kata Salam, beberapa saksi keberatan dengan hasil perhitungan di TPS 14. Mereka meminta melakukan pencontrengan ulang pada Sabtu 18 April 2009.

"Kami saat diskusi dengan saksi pada 9 April malam, tidak melihat ada syarat yang memenuhi dilakukan contreng ulang. Tetapi, saksi bersikeras. KPU Kota Jakarta Selatan akhirnya mengakomodasi keinginan saksi. Izin ke KPU DKI Jakarta awalnya disetujui dan dilakukan persiapan pencontreng ulang," papar Salam.

Dikatakan dia, KPU Pusat rupanya mendengar kasus ini dan mempelajarinya. Hasilnya, tidak memenuhi syarat dilakukan pencontrengan ulang. Sebab, sesuai UU contreng ulang bisa dilakukan jika ada bencana dan kerusuhan.

"Kalau kasus ini hanya bisa dilakukan dengan cara penghitungan ulang, bukan contreng ulang. Kita sudah melakukan penghitungan ulang. Pelaku yang menyalahgunakan C4 dan orang yang diindikasikan terlibat sudah diproses di kepolisian," kata Salam.

TPS 14


Pengamatan detikcom, tidak tampak berdiri TPS maupun tenda di RT 04 RW 03, Jalan Menteng Wadas Utara, Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Warga pun terlihat beraktifitas seperti biasa. Warga justru mengaku tidak tahu menahu jika akan ada pencontrengan ulang.

Saksi mata menyebutkan saat pencontrengan 9 April 2009, ada rombongan anak muda datang mencontreng di TPS 14. "Datang 5 orang, kemudian datang lagi 5 orang. Ada sekitar 30 orang mau nyontreng di TPS ini. Saat saya tanya, mereka cuma mesam-mesem," kata saksi yang menolak disebutkan namanya ini.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, sebuah tenda ukuran 4x2 meter sempat didirikan di depan rumah ketua RT pada Jumat 17 April 2009 sekitar pukul 18.30 WIB. Namun, tenda itu dibongkar sekitar pukul 02.00 WIB.

(aan/djo)


Berita Terkait