Emoh Dikatakan Mengemis, Golkar Klaim Dapat Sinyal dari PD

Emoh Dikatakan Mengemis, Golkar Klaim Dapat Sinyal dari PD

- detikNews
Jumat, 17 Apr 2009 17:30 WIB
Emoh Dikatakan Mengemis, Golkar Klaim Dapat Sinyal dari PD
Jakarta - Partai Golkar menolak dikatakan mengemis ke Partai Demokrat (PD), menyusul sikap partai yang merapat kembali ke partai besutan SBY itu usai mengetahui raupan suaranya anjlok. Keputusan merapat ke PD itu lebih dikarenakan Golkar sudah mendapat sinyal-sinyal.

"Kami sudah mendapat sinyal kuat bahwa Demokrat akan berkoalisi dan menggandeng cawapres dari kami," ujar Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso menjawab pertanyaan wartawan mengapa Golkar tak takut dikatakan mengemis ke PD.

Hal itu disampaikan dia dalam diskusi Dialektika Demokrasi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, Priyo masih enggan membeberkan sinyal seperti apa yang partainya dapat dari PD.

Apakah dari pertemuan Cikeas? "Saya tidak bisa menjawab," elaknya.

Ditanya lebih lanjut apakah keyakinan Golkar akan digandeng PD sudah mengerucut kepada Jusuf Kalla sebagai cawapres SBY atau belum, Priyo kembali mengelak.

"Saya tidak bisa menjawab". elaknya lagi.


7 Cawapres Golkar

Sementara itu, sumber detikcom di internal Partai Golkar mengatakan, saat ini sudah ada 7 nama cawapres terkuat yang digembar-gemborkan oleh sejumlah DPD Golkar untuk mendampingi SBY.

Nama-nama tersebut antara lain Jusuf Kalla, Surya Paloh, Akbar Tandjung, Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Sri Sultan Hamengkubuwono dan Priyo Budi Santoso.

"7 Nama ini dari hasil surat edaran (capres) yang lalu," katanya.

Ia menjelaskan, berhubung pengajuan capres tidak realistis lagi, maka surat edaran yang sedianya digunakan untuk menjaring capres kini dipakai untuk melihat peta usulan cawapres dari daerah.

"Kini di lapangan daerah-daerah pun bergejolak. Para tokoh pun turun gunung," pungkasnya.

(lrn/Rez)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads