Demikian disampaikan Gubernur NAD, Irwandi Yusuf, saat ditanya wartawan seputar tudingan intimidasi dari parpol nasional usai acara pembubaran BRR Aceh-Nias di Istana Negara, Jakarta, Jumat (17/4/2009).
"Intimidasi dan intervensi itu soal persepsi. Memang ada benderanya
parpol nasional yang diturunkan, tapi tidak separah yang dialami PA,"
kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
bulan masa kampanye tertutup dan terbuka, ada empat kantor PA dibakar, 12 mobilnya dilempar granat dan lima orang aktifis parpol lokal itu dibunuh.
"Kasusnya sudah di Polda, kabarnya sudah ada penangkapan-penangkapan.
Coba ceklah ke sana," ujar mantan juru runding GAM itu.
(lh/aan)










































