Intimidasi Terhadap Partai Aceh Lebih Buruk dari Parpol Nasional

Intimidasi Terhadap Partai Aceh Lebih Buruk dari Parpol Nasional

- detikNews
Jumat, 17 Apr 2009 16:55 WIB
Intimidasi Terhadap Partai Aceh Lebih Buruk dari Parpol Nasional
Jakarta - Anjoknya perolehan suara parpol nasional di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dalam Pemilu Legislatif 2009 bukan karena intimidasi. Terbukti, Partai Aceh (PA) yang sementara ini suaranya  jawara adalah parpol yang terbanyak mendapatkan tindak intimidasi.

Demikian disampaikan Gubernur NAD, Irwandi Yusuf, saat ditanya wartawan seputar tudingan intimidasi dari parpol nasional usai acara pembubaran BRR Aceh-Nias di Istana Negara, Jakarta, Jumat (17/4/2009).

"Intimidasi dan intervensi itu soal persepsi. Memang ada benderanya
parpol nasional yang diturunkan, tapi tidak separah yang dialami PA,"
kata dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Intimidasi yang diterima PA memang tidak main-main. Selama delapan
bulan masa kampanye tertutup dan terbuka, ada empat kantor PA dibakar, 12 mobilnya dilempar granat dan lima orang aktifis parpol lokal itu dibunuh.

"Kasusnya sudah di Polda, kabarnya sudah ada penangkapan-penangkapan.
Coba ceklah ke sana," ujar mantan juru runding GAM itu.

(lh/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini