"KPU sebagai playmaker alangkah baiknya meminta maaf karena merekalah leading role-nya," kata Pengamat Politik Universitas Paramadina, Ali Ihsan Fauzi.
Hal ini disampaikannya dalam dialog interaktif bertajuk "Baik-Buruk Pemilu 2009," di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (17/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa dibubarkan suatu pilihan yang lebih baik ketimbang dipertahankan dengan perbaikan," tutur Ali.
Ali menilai kesalahan KPU ini tidak terlepas dari koordinasi yang kurang baik dengan lembaga negara yang menyiapkan DPT.
"Mendagri dan KPU ngomonglah bersama, mencari pemecahan DPT Pilpres. KPU harus terus berkoordinasi soal DPT, jangan sampai menjadi masalah lagi di pilpres," ujarnya.
(van/aan)











































