Sebagai Playmaker Pemilu, KPU Harus Minta Maaf

Sebagai Playmaker Pemilu, KPU Harus Minta Maaf

- detikNews
Jumat, 17 Apr 2009 12:45 WIB
Sebagai Playmaker Pemilu, KPU Harus Minta Maaf
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak perlu mengundurkan diri atau diganti karena dinilai gagal menyukseskan Pemilu Legislatif 2009. Sebagai playmaker pemilu, KPU cukup meminta maaf dan bekerja lebih keras untuk Pilpres 8 Juli.

"KPU sebagai playmaker alangkah baiknya meminta maaf karena merekalah leading role-nya," kata Pengamat Politik Universitas Paramadina, Ali Ihsan Fauzi.

Hal ini disampaikannya dalam dialog interaktif bertajuk "Baik-Buruk Pemilu 2009," di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (17/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ali, KPU sebaiknya tidak diganti dan lebih baik dipertahankan. Namun, disertai dengan kritikan supaya anggota KPU sadar dan memperbaiki kinerjanya.

"Apa dibubarkan suatu pilihan yang lebih baik ketimbang dipertahankan dengan perbaikan," tutur Ali.

Ali menilai kesalahan KPU ini tidak terlepas dari koordinasi yang kurang baik dengan lembaga negara yang menyiapkan DPT.

"Mendagri dan KPU ngomonglah bersama, mencari pemecahan DPT Pilpres. KPU harus terus berkoordinasi soal DPT, jangan sampai menjadi masalah lagi di pilpres," ujarnya.

(van/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads