Zaenal telah menyebarkan timnya untuk mengecek perolehan suara dirinya dan Partai Demokrat di semua kecamatan di Dapil Jawa Tengah V. "Dengan tidak mendahului kehendak Allah SWT dan berdasarkan hitungan suara yang kami himpun, nampaknya saya akan kembali ke Senayan," kata Zaenal kepada detikcom, Jumat (17/4/2009).
Jalan politik pria beristrikan Siti Rohana dan Yenny Natalia Lodewijk itu memang cukup berliku. Namun, nasib pria kelahiran 14 September 1955 itu kadang-kadang mengejutkan. Setelah berpindah dari PPP dan ikut mendirikan PBR bersama KH Zainuddin MZ, Zaenal pun masuk pertama kalinya sebagai anggota DPR periode 2004-2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjelang dipecat dari DPR, Zaenal memberi perlawanan dengan mengusik 'ketenangan' Presiden SBY. Dia membeberkan isu pernikahan SBY sebelum masuk Akademi Militer (Akmil). Namun, setelah diproses secara hukum atas tudingannya itu, Zaenal pun meminta maaf kepada SBY. Sampai kemudian, Zaenal melamar menjadi caleg DPR Demokrat dan parpol yang dilahirkan SBY itu pun menerimanya.
Hingga saat ini, kata Zaenal, posisi perolehan suaranya masuk 4 besar di Dapil Jawa Tengah V (Solo dan Klaten). Di Dapil Jawa Tengah V, Puan Maharani (caleg PDIP yang juga putri Megawati Soekarno Putri) menempati rangking pertama, GRAY Koes Moertiyah (caleg dari Demokrat) menempati urutan kedua, dan Hidayat Nurwahid (caleg PKS yang juga Ketua MPR) menempati urutan ketiga.
Zaenal memprediksi Demokrat akan mendapatkan dua kursi DPR dari Jawa Tengah V. "Dengan melihat perolehan suara, Bu Moer dan saya insya Allah masuk Senayan," kata Zaenal.
Bila nanti duduk di Senayan lagi, Zaenal bertekad akan bekerja lebih baik lagi. "Mudah-mudahan pelajaran yang pernah saya terima menjadikan pribadi saya lebih bijak dan lebih bermanfaat bagi rakyat, bangsa, dan negara. Kalau ada khilaf dan salah pada periode lalu, mohon maaf yang sebesar-besarnya," jelas dia.
(asy/nrl)










































