"Saya memberikan kewenangan sepenuhnya kepada polisi untuk mengungkap siapa dalang pelaku pelemparan dan kami menganggap mungkin ada yang pihak yang kecewa dengan suara perolehan saya," ujar Imran saat ditemui detikcom dilokasi, Jumat (17/4/2009) pagi.
Kejadiannya berawal pada pukul 05.40 WITA. Salah satu penghuni Posko Dian Noviyanti menuturkan saat ia terlelap tidur, tiba-tiba mendengar suara ledakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dian tidak sempat mengetahui siapa orang yang melempar bom tersebut. "Kata warga ada 2 orang yang mengendarai motor berhenti di depan rumah," jelasnya.
Saat ppi belum terlalu membesar, Dian bersama penghuni rumah lainnya bersigap memadamkan api. Api pun padam dan seluruh penghuni terselamatkan.
Posko yang terletak di Jl Kejayaan Utara 5 Bumi Tamalanrea Indah Permai Blok L no 290 ini kini sudah diberi garis polisi.
Kapolsekta Tamalanrea AKP Rosmina masih menyelidiki motif dibalik insiden ini. Pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan dengan saksi-saksi.
"Kita akan melibatkan tim forernsik dalam kasaus ini juga akan memeriksa saksi-saksi dugaan sementara pelemparan bom molotov karena ditemukan sebuah botol yang masih berisi bensin," tandas Rosmina.
(ape/anw)











































