"Karena suara hanya 14 persen, dipastikan akan berkoalisi. Dan logikanya, supaya bisa memang pasti akan berkoalisi dengan partai pemenang," ujar Ketua DPP Partai Golkar, Yorrys Raweyai, ketika ditemui wartawan usai Rapat Konsultasi Partai Golkar, di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta, Kamis (16/4/2009).
Jika berkoalisi dengan partai pemenang, posisi yang paling pantas bagi Golkar adalah cawapres. "Pasti, kita harus realistis," tutur Yorrys.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan sudah ada 7 nama yang lolos dalam penjaringan. Nah skarang, di rapat konsultasi tadi dipersilahkan DPD I untuk pulang ke daerahnya, untuk menentukan keputusan daerahnya masing-masing, yang akan mereka bawa ke Rapimnassus," terang Yorrys.
Sebelum Rapimnassus digelar, masing-masing DPD I memang akan menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) dengan DPD II untuk mengambil keputusan. 7 nama yang lolos penjaringan Partai Golkar yakni Jusuf Kalla, Sultan Hamengkubuwono X, Akbar Tandjung, Aburizal Bakrie, Surya Paloh, Agung Laksono dan Fahmi Idris.
(gun/anw)











































