Surya Paloh: Tak Ada Salahnya Golkar Cuma Ajukan Cawapres

Surya Paloh: Tak Ada Salahnya Golkar Cuma Ajukan Cawapres

- detikNews
Kamis, 16 Apr 2009 22:25 WIB
Surya Paloh: Tak Ada Salahnya Golkar Cuma Ajukan Cawapres
Jakarta - Usai rapat konsultasi, Ketua Dewan Penasehat partai Golkar Surya Paloh mengindikasikan sinyal Golkar akan mengusung cawapres. Ini berarti kemungkinan kembalinya JK ke pangkuan SBY semakin besar.

"Kalau memang persyaratan positioning partai Golkar harus ditegakkan cawapres tidak ada salahnya juga," ujar Ketua Dewan Penasehat Partai Golkar Surya Paloh di Kantor DPP Partai Golkar, Jl Agggrek Neli, Slipi, Jakarta, Kamis (16/4/2009) malam.

Lebih lanjut Surya menuturkan, pada saat rapat konsultasi, DPD Golkar se-Indonesia masih belum memutuskan apakah Golkar akan mengusung capres atau tidak. Namun dari sekian opsi yang dimunculkan, keinginan untuk berkoalisi merupakan yang paling dominan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi itu mendengarkan kemauan-kemauan daerah, beragam pendapatnya. Ada yang ingin jalan terus (capres sendiri) ada yang ingin koalisi dipertahankan (SBY-JK), ada yang ingin koalisi dengan partai-partai lain," jelasnya.

Saat ditanya apakah berarti Golkar akan memilih mengajukan cawapres? Surya menjawab. "Realitasnya tidak bisa kita pungkiri, perolehan Golkar yang 14 persen," tandasnya.

Namun, lanjut Surya, koalisi yang  diinginkan Golkar ke depan harus memberikan manfaat antar-partai. Tidak lagi saling membebani dan merugikan satu sama lain. 

"Yang jelas semua menginginkan koalisi yang bermanfaat, keduanya saling respect (antar partai) dan saling membutuhkan, tidak berat dan diberatkan," tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPD I Gorontalo, Fadel Muhammad berharap agar Golkar berkoalisi dengan partai nasionalis. "Opsi yang diinginkan teman-teman daerah termasuk juga saya kami ingin Golkar berada pada mainstream partai, yaitu bergabung dengan nasionalis. Sekarang yang nasionalis adalah PD dan PDIP mungkin pilihannya di antara itu," kata Fadel.
(ape/anw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait