SBY: Mari Bantu KPU

SBY: Mari Bantu KPU

- detikNews
Kamis, 16 Apr 2009 21:42 WIB
 SBY: Mari Bantu KPU
Jakarta - Di tengah tudingan Pemilu 2009 sebagai pemilu terburuk di era reformasi, Presiden SBY menyatakan penghargaannya atas partisipasi masyarakat menyelenggarakan Pemilu 2009. Terlebih pemilu kali ini menerapkan sistem lebih rumit dibanding sebelumnya. SBY mengajak semua pihak membantu KPU.

Demikian kata Presiden SBY di dalam pidatonya menanggapi perkembangan politik nasional sepekan ini di Istana Negara, Jakarta (16/4/2009).

"Selaku Kepala Negara saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan pada seluruh rakyat Indonesia yang memiliki semangat dan kesadaran tinggi untuk menyukseskan Pemilu 2009 ini. Kita mungkin tidak menyadari kali ini jauh lebih rumit dan kompleks dibandingkan 2004," kata SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasar sistem yang diterapkan dan aturan perundangan yang berlaku, Pemilu 2009 sangat kompleks dan rumit bila dibandingkan tiga kali pemilu sebelumnya. Di Pemilu 2004 rakyat hanya memilih parpol, sementara pada Pemilu 2009 rakyat memilih parpol, caleg, dan pasangan capres-cawapres.

Sedangkan pada Pemilu 2009 pesertanya ada 44 parpol, ditambah diberlakukannya suara terbanyak untuk caleg dan juga diberlakukannya Parliamentary Treshold. Sudah pasti penghitungan suara dan penetapan hasilnya memerlukan waktu lebih lama, memiliki kerumitan tersendiri, beban tugas dan tantangan yang dihadapi KPU makin berat. Demikian pula protes dan gugatan pihak-pihak yang tidak puas tentu semakin banyak.

"Saya tidak bermaksud bahwa kita memberikan toleransi terhadap KPU jika ada pelaksanaan tugas yang tidak baik. Sama sekali tidak. Namun mengingat beratnya tugas KPU, mari kita bantu bersama-sama dengan sungguh-sungguh sesuai ruang dan kewenangan yang diberikan UUD dan UU," pungkas SBY.

(lh/yid)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini