Justru nama caleg nomor urut 6 tertulis sebanyak dua kali di nomor urut dirinya. "Awalnya tim sukses saya mengecek pada Minggu 12 April ke dapil Jatim 1. Ternyata nama saya nggak ada," kata Retno di Pusat Tabulasi Nasional Hotel Borobudur, Jl Pejambon, Jakarta, Kamis (16/4/2009).
Mendapatkan adanya laporan seperti itu, lanjut Retno, dirinya kemudian melaporkan hal itu ke partainya Golkar. Pihak Golkar kemudian menyuruh dirinya untuk membuat surat ke KPU dengan tembusan dari Golkar. Serta video untuk dijadikan bukti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Retno mengatakan, setelah di tabulasi dirinya sempat dipingpong. Saat bertemu dengan anggota KPU Andi Nurpati, dirinya disuruh melaporkan hal ini ke KPU Jatim. Namun saat bertemu dengan Ketua KPU Jatim, dirinya disuruh ke KPU Pusat.
Sampai akhirnya, Retno bertemu langsung dengan Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary dan mendapat tanggapan yang baik.
"Akhirnya Pak Hafiz merekomendasi ke Andi untuk segera diselesaikan. Saya disuruh menunggu sampai besok karena surat ada di kantor KPU," imbuhnya.
(gus/iy)










































