"Dia kan yang cari pasangan, jadi dia sendiri yang menentukan siapa pasangannya," ujar salah satu anggota Dewan Pakar DPP PD,Sutan Bhatoegana, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (15/4/2009).
Meskipun SBY punya hak prerogatif memilih cawapresnya, Sutan tidak memungkiri jika SBY tetap akan mempertimbangkan mitra koalisinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait kemungkinan JK untuk kembali menjadi cawapres SBY, Sutan mengatakan peluangnya tetap ada. Hanya saja ia menegaskan, koalisi PD dengan Golkar adalah perkawinan institusi.
Artinya, SBY akan menghormati keputusan institusi Golkar. Siapa pun kader Golkar yang diusulkan sebagai cawapres, SBY akan mempertimbangkannya.
"Siapa yang dikirim terserah mereka. Kalau JK ya JK. Kalau selain JK, ya tidak mengapa," cetusnya. (Rez/aan)











































