"Iya, pasti. Makanya informasinya sepihak dari JK," ujar Wakil Sekjen Partai Golkar, Ahmadi Nur Supit ketika ditanyai apakah JK akan mengarahkan DPD I untuk mendukung rencana duetnya dengan SBY-JK, saat berbincang via telepon dengan detikcom, Rabu (15/3/2009).
Menurut Ahmadi, DPD akan memposisikan sebagai pendengar yang baik. Namun bukan berarti pengarahan dari JK akan ditelan mentah-mentah oleh DPD.
"Mereka tetap menganggap forum itu konsultasi, bukan pengambil keputusan. Siapa saja berhak mengajukan saran dan informasi. Tapi bahwa setelah mendengar saran dan informasi mereka akan tetap melakukan pengkajian ulang. Termasuk di dalamnya mendukung opsi yang mana," jelas Ahmadi.
Ahmadi lalu mengungkapkan jika malam ini DPD I yang telah hadir di Jakarta akan melakukan pertemuan untuk membahas soal menyikapi 'pengarahan' JK. Namun Nur Supit enggan menyebut lokasi pertemuannya. "Di sebuah hotel di Jakarta lah," katanya.
Ahmadi juga menjelaskan jikalau sebelumnya Rapimnassus tidak pernah didahului oleh Rapat Konsultasi. "Gak ada. Namun ini memang bisa diadakan kapan saja," katanya.
(gun/iy)











































