Setneg Siapkan Aturan Main Bagi Tim Sukses Capres

Setneg Siapkan Aturan Main Bagi Tim Sukses Capres

- detikNews
Rabu, 15 Apr 2009 14:43 WIB
Setneg Siapkan Aturan Main Bagi Tim Sukses Capres
Jakarta - Bukan hanya elit parpol yang sibuk menyongsong hajatan Pilpres 2009, tapi juga pemerintah. Pihak Sekretariat Negara saat ini tengah menyiapkan rambu-rambu bagi para menteri dan jajaran pemerintah yang turut berkampanye bagi pasangan kontestan Pilpres 2009.

"Aturannya sedang kita siapkan. Rujukannya UU Pilpres dan semangatnya sama dengan PP 14/2009, bahwa kalau mau berkampanye harus mengambil cuti," ujar Mensesneg Hatta Rajasa dalam suatu kesempatan di Istana Negara, Jakarta.

Sejauh ini baru Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sudah memastikan kembali berlaga dalam Pilpres 2009. Jagoan dari Partai Demokrat (PD) ini berniat melanjutkan kepemimpinannya dalam pemerintahan RI yang untuk periode 2009-2014.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menyusul kemenangan SBY-JK pada 2004, sejumlah orang yang terlibat dalam tim sukses pasangan itu mendapat posisi di dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Di antaranya adalah Taufik Effendi (Meneg PAN), Jero Wacik (Menbudpar), Freddy Numberi (Menteri Kelautan dan Perikanan), M. Ma'ruf (mantan mendagri), Rachmat Witoelar (Meneg LH), Sofjan Djalil (Meneg BUMN), Sudi Silalahi (Seskab), M. Luthfi (Kepala BKPM), Andi Arief (Komisaris PT POS) dan Joyo Winoto (Kepala BPN).

Khusus untuk M. Ma'ruf bisa dipastikan tidak dapat turun lapangan kembali gara-gara stroke yang menyerangnya tiga tahun silam. Pada gelaran Pilpres 2004, mantan Kasospol ABRI ini merupakan menajer kampanye bagi Jusuf Kalla (JK).

Sedangkan untuk Taufik Effendi, Jero Wacik dan Freddy Numberi otomatis menjadi tim sukses SBY terkait posisi mereka sebagai caleg dari PD. Sementara pejabat yang lain belum memastikan apakah akan kembali mengambil peran di belakang layar dalam Pilpres 2009 sebagaimana empat tahun lalu.

"Belum tahu nanti bagaimana, terserah...(sambil menunjuk ke arah Kantor Presiden). Tapi inginnya sih begitu," jawab Rachmat Witoelar yang merupakan arsitek strategi SBY di Pilpres 2004.

(lh/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads