"Kita tidak bisa berbohong. Kita juga membahas masalah koalisi untuk pencapresan dan pencawapresan. Kita memungkinkan kerjasama atau koalisi pencapresan dan pencawapresan," kata Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir (SB) di Rumah PAN, Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2009).
Menurut SB, koalisi PAN dan Gerindra tidak akan mencukupi karena harus 20 persen kursi di DPR. PAN dan Gerindra pun akan mengajak partai lain yang lolos parliamentary threshold (PT) dan belum memiliki capres untuk bergabung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang akrab disapa SB ini mengatakan koalisi PAN dan Gerindra ini terbentuk lantaran 2 partai itu memiliki sejumlah persamaan dalam memandang masalah bangsa ini.
"Di bidang ekonomi, kami ingin menyelamatkan aset-aset bangsa," ujar Soetrisno.
Siapa RI dan R2-nya? "Itu nanti, tentunya ada kepatutan berkoalisi," sahut dia.
Hal yang sama disampaikan Prabowo Subianto. "Kita tukar menukar pandangan bersama beliau. Kita sepakat untuk koalisi. Namun kita masih menunggu perhitungan," kata eks Danjen Kopassus ini.
(aan/iy)











































