Koalisi Demokrat-Golkar Saling Menguntungkan

Koalisi Demokrat-Golkar Saling Menguntungkan

- detikNews
Rabu, 15 Apr 2009 04:11 WIB
Koalisi Demokrat-Golkar Saling Menguntungkan
Jakarta - Isi pertemuan antara kedua pimpinan partai besar, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) beberapa waktu lalu belum banyak terungkap. Namun pembicaraan diduga kuat telah membicarakan ikatan koalisi antara dua parpol yang mereka pimpin tersebut.

"Saya menduga kecenderungan sudah ada ikatan koalisi itu. Kalau mereka bergabung sama-sama saling menguntungkan. Kalau Demokrat tanpa Golkar, kekuatan koalisi tidak kuat," ujar pengamat politik dari LIPI, Lili Romli saat dihubungi detikcom, Selasa (14/4/2009).

Lili mengatakan, jika PD mengabaikan Partai Golkar akan menjadi stigma negatif bagi mereka, karena isi koalisinya terdiri dari partai-partai islam."Akan ada negatif campaign.Tanpa golkar, pemerintahan nantinya kurang kuat," imbuhnya

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari Partai Golkar, dengan bergabung dengan Partai Demokrat tentu akan mendapat keuntungan seperti kekuasaan, posisi wapres dan menteri.

"Meskipun saat ini posisi tawar Partai Golkar tidak seperti dulu pada pemilu 2004," kata Lili.

Mengenai kurang terbukanya isi pertemuan tersebut, Lili mengatakan hal itu disebakan oleh persoalan di internal Partai Golkar dan masih ada masalah yang harus dibicarakan dalam Rapimnas mendatang.

"Kenapa tidak terbuka, karena persoalan internal Golkar belum selesai. Dalam tubuh Golkar ada 2 faksi, kemudian hal koalisi juga harus dibicarakan di rapimnas nanti," tutupnya. (mpr/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads