Jakarta - Para operator TI di KPUD kabupaten/kota yang bertugas menginput dan mengirim data ke pusat mengalami kelelahan. Selain kelelahan, ternyata para operator itu juga kurang menguasai TI sehingga menimbulkan keterlambatan perhitungan pada pusat tabulasi nasional.
"Memang ada sebagian operator yang belum mengerti sehingga terjadi keterlambatan," ujar Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary usai rapat kordinasi dengan KPUD Provinsi di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2009)
Untuk menyiasati hal itu KPU akan menambahkan dua personel berpengalaman yang diminta dari pemerintah daerah dan dinas pendidikan setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya kita minta bantuan pemda atau diknas setempat untuk mengirimkan orang-orang yang sudah berpengalaman dalam pengiriman hasil Ujian Akhir Nasional (UAN). Karena sistemnya sama," kata Hafiz.
(mpr/mad)