"PBB tidak menolak hasil pemilu dan tidak berpikir untuk melakukan boikot terhadap hasil pemilu," ujar Ketua DPP PBB Yusron Ihza Mahendra kepada detikcom, Selasa (14/4/2009).
Menurut Yusron, pemboikotan terhadap hasil pemilu akan menimbulkan tragedi nasional. Selain itu sikap menghormati hasil pemilu ini juga turut diikuti partai-partai lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan sampai terjadi calon presiden dalam pilpres nanti cuma satu pasang. Jika itu terjadi pilpres akan gagal karena tidak sesuai dengan undang-undang," tegas adik kandung Yusril Ihza Mahendra ini.
Selain itu, Yusron juga menyoroti permasalahan ketentuan Parliamentary Treshold (PT) yang membuat partai yang tidak mencapai 2,5 persen suara tidak dapat duduk di DPR.
Hal ini dianggap akan menganggu stabilitas negara, karena diprediksi ada sekitar 100 orang yang terhambat karena permasalahan ini.
"Tidak dapat berperannya partai-partai mereka dalam pilpres, nanti akan merugikan kehidupan demokrasi dan dapat mengancam kerukunan kehidupan bernegara," pungkas pria berkacamata tersebut.
(ddt/ndr)











































