Demikian disampaikan pengamat politik, Bima Arya, saat berbincang-bincang dengan wartawan di Jakarta, Selasa (14/4/2009).
"Parpol cemerlang adalah Partai Demokrat, Hanura dan Gerindra. PD berhasil meningkatkan persentase perolehan suaranya hampir 300 persen. Sebagai partai baru, perolehan suara Hanura dan Gerindra lumayan bagus," ujar Arya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedangkan PKS dan PAN, termasuk partai stabil. Sebab perolehan suara keduanya relatif tidak berubah jauh," ungap Bima Arya.
Meski demikian, sambung Bima Arya, dari kedua partai stabil ini yang fenomenal adalah PAN. Sebab sebelumnya perolehan suara PAN diprediksi akan hancur, yakni di bawah 3 persen. Namun kenyataannya, parpol pimpinan Soetrisno Bachir (SB) iniΒ bisa meraih 6 persen lebih.
Menurut Bima Arya, PAN berhasil menutup masa kampanyenya dengan manis. Di antaranya sosialisasi angka 9 yang gencar dan janji SB yang akan mengusahakan anggaran Rp 1 miliar untuk setiap desa di seluruh Indonesia.
"Ini berbeda dengan kampanye PDIP yang berakhir buruk. Pernyataan Megawati tentang BLT sangat menyakitkan masyarakat miskin. Untuk Mega uang Rp 200 ribu mungkin tidak artinya, tapi bagi rakyat kecil tidak demikian," tukas Bima Arya.
(djo/nrl)











































