Tokoh Golkar Riau Dukung SBY-Akbar

Tokoh Golkar Riau Dukung SBY-Akbar

- detikNews
Selasa, 14 Apr 2009 16:05 WIB
Tokoh Golkar  Riau Dukung SBY-Akbar
Pekanbaru - DPD Golkar Riau memang belum ada sikap siapa kader Golkar yang akan diusung jadi Capres atau Cawapres. Namun demikian, sikap pribadi sejumlah tokoh Golkar Riau lebih memilih Akbar Tandjung ketimbang JK untuk dampingi SBY.

"DPD Golkar Riau belum ada sikap resmi siapa yang akan untuk mendukung siapa jadi Capres atau Cawapres. Namun kalau ditanya sikap pribadi, saya lebih mendukung Akbar Tandjung mendampingi SBY," kata Wakil Ketua DPD Golkar Riau, Yulisman dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (14/04/2009) di Pekanbaru.

Menurut Yulisman, secara pribadi dia sangat mendukung Akbar Tandjung untuk ikut meramaikan bursa mendampngi SBY. Pilihan ini mengingat Akbar dinilai lebih piawai membina Golkar dibanding JK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Faktanya sekarang ini peraihan suara Golkar anjlok, dari tahun 2004 bisa meraih 21 persen, kini hanya dapat sekitar 14 persen. Ini membuktikanΒ  bahwa di bawah kepemimpinan JK, Golkar anjlok," ujar pria yang sudah belasan tahun bergabung di Golkar.

Sedangkan di bawah kepemimpinan Akbar Tandjung, sambung Yulisman, Golkar masih mendapat simpati dari masyarakat. Padahal zaman kempemimpinan Akbar, Golkar banyak dihujat malah sampai ada wacana untuk membekukan Golkar.

"Namun dapat kita lihat sendiri hasilnya, suara Golkar masih menggungguli Parpol lainnya. Ini sebuah ujian besar yang dihadapi Akbar. Dan Akbar saya nilai berhasil membawa Golkar untuk masa depan, ini pendapat pribadi saya saja," kata Yulisman.

Bila melihat kebelakang perjuangan Akbar terhadap Golkar, kata Yulisman, sudah semestinya ada dukungan buat Akbar untuk menjadi Cawapres. Akbar jauh lebih layak untuk diusung mendampingi SBY ketimbang JK.

"Saya pribadi sangat mendukung Akbar ketimbang JK. Pun ketika Akbar tidak lagi menjadi Ketua Umum Golkar, hubungan dengan sejumlah DPD Golkar selama ini cukup baik," tutur Yulisman.

Dia juga menilai turunnya suara Golkar secara nasional, membuktikan juga bahwa Akbar lebih mampuΒ  membina dibanding JK. Padahal zamannya JK, Golkar turut menjadi pemimpin di negara ini.

"Walau Golkar turut menjadi pemimpin, namun di saat ini juga Golkar tidak mampu bertahan, malah merosot. Padahalnya di saat JK memimpin, perjalanan Golkar tidak serumit di zaman Akbar. Makanya saya bilang, Golkar masih kebih baik di tangan Akbar. Jadi wajar kalau saya pribadi mendukung Akbar menjadi Cawapres," tegas Yulisman.

(cha/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads