"Sudah mencapai 571 kasus. Di antaranya ada 211 kasus yang sudah ditangani," ujar Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD) sebelum rapat paripurna di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2009).
Menurut BHD, sebanyak 100 lebih kasus sudah dihentikan penyidikannya. Sedangkan sisa kasus pelanggaran pemilu lainnya masih dalam proses.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedang dalam pengungkapan lebih lanjut, siapa yang berada di belakangnya. Saya belum bisa bicara apakah ada keterlibatan OPM," pungkasnya.
(nik/nrl)










































