"Saya datang tidak mempersoalkan masalah menang atau kalah. Yang kita kejar masalah moral," ujar Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto usai bertemu Mega dan 9 tokoh lainnya di kediaman Mega, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2009).
Menurut mantan Danjen Kopassus ini, proses pemilihan umum kemarin tidak berjalan sesuai kaidah demokrasi dan tidak transparan. Banyak pihak juga dinilai tidak netral.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Gus Dur menambahkan, Pemilu Legislatif lalu yang kacau diawali sejak Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur (Pilkada Jatim) beberapa bulan lalu.
"Sebelum Pemilu Legislatif, dalam Pilkada Jawa Timur sudah terjadi kecurangan secara besar-besaran. Di situ bisa dilihat kalau pelaksanaan Pemilu kita memang tidak akan jujur," ujar Gus Dur.
Sementara putri Gus Dur, Yenny Wahid menguatkan pernyataan ayahandanya, bahwa kecurangan Pilkada Jatim bersumber dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang banyak terdapat nama ganda. Namun, imbuh Yenny, alih-alih masalah DPT Pilgub Jatim diperbaiki, malah digunakan sebagai DPT Pileg.
"Jadi jelas, kalau kecurangan ini memang sistematis," tukas Yenny.
(nwk/iy)











































