"Selagi istirahat, kita pantau terus pasangan-pasangannya yang nanti jadi. Kalau sudah jadi kita kan siapkan foto mereka sama nomor urutnya," kata salah satu pemilik toko usaha dibidang sablon kaos Doni (35) saat ditemui detikcom di lantai II blok II Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2009).
Menurut Doni, hal itu dilakukannya agar tokonya bisa mempersiapkan bahan-bahan untuk kampanye sedini mungkin. Maklum saja, diantara ratusan toko sablon kaos orderan yang ada di pasar Senen, tokonya selalu kedapatan order dalam jumlah besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini ditoko Doni, masih banyak tumpukan kaos dan atribut partai-partai sisa Pemilihan Legislatif (Pileg) kemarin. Doni menyakini, sisa orderan tersebut pasti masih akan laku untuk Pilpres nanti.
"Biasanya suka ada orderan mendadak, jadi kita siapin terus stoknya," imbuhnya.
Lain halnya dengan Doni, Sonny (21) pedagang sablon kaos lainnya mengaku,Β belum mempersiapkan apa-apa untuk Pilpres mendatang. Walau begtu, lanjut Sonny, tokonya siap kapan saja jika orderan datang untuk kampanye berikutnya.
"Kita lihat saja nanti, mudah-mudahan ada lebih dari 2 calon, jadi banyak nantinya yang pesen," harap pemuda asli kota Gudeg ini sambil melempar senyum.
Pantauan detikcom di lantai II Blok II Pasar Senen, aktivitas pedagang tidak seramai sebelum Pileg kemarin bahkan malah sepi pengunjung. Nampak, beberapa pemilik toko masih meliburkan karyawannya.
Tentu ancang-ancang para pedagang sejak dini, bercermin pada gelaran kampanye Pileg kemarin yang kebanjiran order. Mereka mengaku dapat meraup untung berlipat-lipat dari hasil orderan sablon kaos, atribut partai, dan pernak-pernik lainnya.
"Pengennya sih pemilu terus Mas, " tutup Sonny yang omzet tokonya naik hingga 10 kali lipat.
(ape/lrn)











































