"Baru sekarang kita bisa istirahat," ujar Doni saat ditemui di tokonya di lantai II Blok II Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2009).
Walau merasa capek, Doni mengaku kangen dengan masa-masa kampanye Pileg. Order tokonya naik hingga berlipat-lipat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
tersenyum.
Pengamatan detikcom, di sejumlah toko sablon kaos di Pasar Senen, nampak sepi dari pengunjung. Beberapa toko pun banyak yang belum buka pada hari ini.
Hanya ada beberapa pelanggan biasa yang hilir mudik. Para pedagang pun nampak lesu, apakah karena kecapekan usai hajat besar Pileg kemarin atau lelah menunggu pembeli yang tak kunjung datang.
"Kita tetap buka, cuma ada teman-teman yang masih istirahat (tidak
buka)," kata Sonny (21), pemilik usaha sablon dan atribut CV Karya Nyata.
Hal ini berbeda dengan sebelum Pileg digelar. Aktivitas seluruh pedagang selalu ramai dan serba sibuk apalagi beberapa hari sebelum hari H.
"Sampai-sampai banyak pembeli datang tidak bisa kita layani," imbuh Sonny.
Di lantai II Blok II Pasar Senen, sudah puluhan tahun terkenal dengan bisnis sablon kaosnya. Ada ratusan toko sablon dan atribut pakaian yang berjejer di sepanjang blok.
Selain bisa memesan dalam partai besar, pedagang-pedagang di sini cukup profesional menuntaskan target order dalam waktu relatif singkat.
(ape/aan)











































