Jika Jadi RI-2 Lagi, JK Diyakini Lepas Kursi Ketum Golkar

Jika Jadi RI-2 Lagi, JK Diyakini Lepas Kursi Ketum Golkar

- detikNews
Senin, 13 Apr 2009 16:18 WIB
Jika Jadi RI-2 Lagi, JK Diyakini Lepas Kursi Ketum Golkar
Jakarta - JK dinilai pantas untuk mengulang menjadi wapres lagi. Jika terpilih jadi RI-2 lagi, diyakini JK akan melepaskan jabatan ketua umum Partai Golkar agar konsentrasi mengurus bangsa.

"Organisasi itu beban berat. Jika jadi wapres, beliau (JK) kemungkinan akan konsentrasi pada persoalan bangsa, dan melepasnya (Ketua Umum PG) ke yang lain," ujar Wakil Sekjen (Wasekjen) Partai Golkar, Iskandar Mandji, ketika berbincang dengan detikcom, Senin (13/3/2009). Iskandar adalah salah satu pengurus Golkar yang terbilang dekat dengan JK.

Iskandar mengatakan hal itu bisa terjadi untuk memberi jalan regenerasi di tubuh Golkar. "Iyalah, itu bisa terjadi," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu, Iskandar mengatakan bahwa kader-kader Golkar tenang-tenang saja, dan tidak perlu ada upaya perongrongan hingga memunculkan wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

"Jadi tenang sajalah, saya kira beliau akan melepasnya," tegas Iskandar.

Ia pun mengatakan, jika JK melepas posisi ketua umum, jabatan yang pantas di Partai Golkar bagi JK adalah ketua dewan penasehat. "Bisa saja. Saya kira akan lebih bagus begitu," tuturnya.

Bagaimana jika JK tak terpilih jadi wapres? "Kita lihat saja nanti, DPD Golkar sangat solid," ucap pria berkaca mata ini.

Lebih lanjut, Iskandar juga menegaskan bahwa duet SBY-JK masih yang terbaik. Iskandar lalu bercerita bahwa banyak kader yang mengirimkannya SMS yang mendukung agar duet SBY-JK diteruskan.

(gun/nrl)


Berita Terkait