"Pertandingan itu kan bisa saja berubah. Bisa saja, kita masuk ke arena pertandingan yang sama di mana kita saling berlomba untuk menang. Itu bisa saja berubah saat kemudian kita masuk ke arena pertandingan yang baru dan bertanding untuk menang. Dalam politik itu biasa. Saya justru heran kenapa kalau Gerinda - Hanura seakan-akan menjadi sesuatu yang fenomenal," papar Wiranto.
Demikian disampaikan Wiranto saat ditanya seputar isu rivalitas antara dirinya dengan Prabowo pada era 1998-an sebelum pertemuan tertutup dengan Prabowo di kantor DPP Hanura, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak agenda yang akan dibahas dalam pertemuan tertutup Wiranto-Prabowo hari ini. Pertama, menyikapi berbagai macam ketidakberesan pemilu dan langkah apa yang akan ditempuh.
"Kedua, kita menggagas suatu kebersamaan," ujar Wiranto.
Mengenai koalisi, kata dia, tunggu setelah bertemu Prabowo.
Menurut dia, Hanura dan Gerindra memiliki persamaan. "Baik Hanura dan Gerindra memperjuangkan tujuan politik yang sama hanya kendaraannya berbeda. Jadi jangan heran kalau suatu saat kami melakukan pertemuan untuk menyatukan suatu semangat dan kekuatan," kata dia.
(aan/nrl)











































