Hasil Real Count Sesuai Quick Count, Tabulasi Dicurigai

Hasil Real Count Sesuai Quick Count, Tabulasi Dicurigai

- detikNews
Senin, 13 Apr 2009 07:45 WIB
Hasil Real Count Sesuai Quick Count, Tabulasi Dicurigai
Jakarta - Keserupaan antara hasil real count dengan quick count menimbulkan kecurigaan. Pasalnya, metode yang digunakan sangat berlainan sehingga agak tidak logis jika hasilnya sama.

"Ini hasil tabulasi kok mirip dengan quick count. Padahal metode yang digunakan berbeda. Kita bisa mempertanyakan, patut dicurigai," ujar praktisi TI dari ITB Dedy Syafwan kepada detikcom, Minggu (13/4/2009) malam.

Metode yang digunakan quick count adalah dengan mengambil sampling TPS. Rata-rata jumlah sampling adalah 2.000 TPS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan real count KPU tidak menggunakan sampling, tetapi langsung diambil dari data riil hasil perhitungan suara di lapangan. Bahwa hasil kedua metode ini bisa sama, Dedy mengajukan kecurigaannya.

Menurut dia, jika mau, tidak sulit melakukan manipulasi dalam pemrosesan data yang masuk dari daerah. Sebab data yang ditampilkan di tabulasi KPU tidak real time.

"Data yang masuk tidak langsung tampil di tabulasi, tapi harus ditahan dulu," tutur Dedy.

Karena data ditahan dulu, pada tahap itulah ada peluang terjadinya manipulasi. Sebab pihak yang memproses data bisa memilah dan memilih data mana yang akan ditampilkan terlebih dulu di tabulasi.

"Kenapa nggak real time saja? Data yang masuk sebaiknya langsung ditayangkan, tidak perlu ditahan. Secara teknis hal itu sangat mungkin dilakukan," terang Dedy.

(sho/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini