Saksikanlah di http://tnp.kpu.go.id. Dari data per Senin (13/4/2009) pukul 07.00 WIB, telihat grafik warna biru Partai Demokrat menjulang tinggi mengatasi parpol lain dengan perolehan suara berkisar pada angka 20 persen.
Pada posisi kedua bertengger Partai Golkar dengan perolehan suara pada kisaran angka 14 persen. Adapun posisi ketiga diraih Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan perolehan berkisar 14 persen, selisih tipis dengan Golkar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angka-angka di atas, terutama untuk 4 parpol terbesar, tidak jauh beda dengan prediksi lembaga quick count seperti Lingkaran Survei Indonesia, Cirus, dan Lembaga Survei Nasional. Posisi Golkar dan PDIP yang selisih tipis dan saling menyalip juga mirip.
Untuk parpol yang lolos parliamentary threshold (PT) pun keterangan real count serupa dengan prediksi quick count. Ada 9 parpol yang menurut perhitungan sementara real count akan melenggang ke Senayan, yakni PD, Golkar, PDIP, PKS, PAN, PKB, PPP, Gerindra, dan Hanura. Ini sama dengan prediksi quick count.
Kalau kita ikuti, konstelasi perubahan perolehan suara parpol-parpol dalam tabulasi relatif tidak mengubah peringkat dan prosentase tiap parpol. Demokrat sejak awal bertengger di peringkat pertama, diikuti Golkar dan PDIP yang kadang saling salip.
Parpol urutan berikutnya terkadang juga saling salip, namun tidak ada kenaikan atau penurunan peringkat dan prosentase yang cukup signifikan untuk masing-masing parpol.
(sho/ddt)











































