Pendapat tersebut dilontarkan pengamat politik Universitas Airlangga (Unair) Daniel Sparingga ketika dihubungi detikcom, Sabtu (11/4/2009).
Menurut Daniel, SBY dalam mencari pendamping, faktor usia dan pengalaman bukanlah yang utama. Yang terpenting, SBY juga akan melihat faktor partai yang berpotensi untuk memenangkan pemilihan presiden Juli 2009 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stabilitas itu, imbuh Daniel, dilihat dari faktor perolehan suara Golkar, yang berkisar 14-15 persen dalam Pileg 9 Aprilย dinilai cukup signifikan. Selain itu infrastruktur Partai Golkar yang bagus berpotensi bisa memenangkan Pilpres.
"14 persen suara sangat penting bagi kabinet untuk menawarkan dukungan. SBY membutuhkan tambahan suara dari partai di luar PKS, PAN, dan PKB. Berharap dari partai kecil bagus, tapi lebih bagus mendapat partai dengan jumlah yang cukup memadai," imbuh Daniel.
Jika SBY jadi berkoalisi dengan JK, maka kontrak politik harus dinegosiasi ulang. Karena berbagai macam hal sudah tidak sama dengan kondisi Pemilu 2004, antara lain karena posisi SBY yang sekarang lebih baik.
"Tapi itu (koalisi dengan JK dan Golkar) tidak berarti satu-satunya jalan. Masih banyak pilihan," jelas Daniel.
(nwk/nrl)











































