Pengurus Golkar: Suara 14 Persen Bukanlah Kiamat Bagi JK

Pengurus Golkar: Suara 14 Persen Bukanlah Kiamat Bagi JK

- detikNews
Sabtu, 11 Apr 2009 12:20 WIB
Pengurus Golkar: Suara 14 Persen Bukanlah Kiamat Bagi JK
Jakarta - Sejumlah lembaga hitung cepat memprediksi suara Partai Golongan Karya (Golkar) hanya berkisar 14 hingga 15 persen. Agar tetap di posisi pemerintahan, ancang-ancang Ketua Umum Jusuf Kalla (JK) untuk kembali ke 'pelukan' SBY mulai terlihat.

Di tubuh partai beringin, pro-kontra duet SBY-JK pun kembali muncul. Pihak yang kontra menganggap suara 14 persen bukanlah kiamat bagi JK untuk tetap jadi capres.

"Suara 14 persen bukanlah kiamat. JK masih bisa menjadi capres dengan menggandeng partai-partai menengah," ujar Ketua Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi DPP Partai Golkar, Zainal Bintang ketika berbincang dengan detikcom, Sabtu (11/3/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Zainal yang juga mendirikan forum JK for President, JK harusnya saat ini bergerak cepat dan melakukan kalkulasi-kalkulasi. Jika pergerakan lambat, bisa dibalap oleh orang lain.

Menurutnya tingkat keterpilihan harusnya jangan menjadi acuan dasar, hal itu masih bisa berubah selama pencitraan efektif.

"Kalaupun nanti JK kalah sebagai capres di Pilpres nanti, setidaknya kalah terhormat," terangnya.

Zainal menganggap bahwa JK juga tak sepantasnya membawa Golkar ke sana-ke mari.

"Jika JK ingin kembali ke SBY silakan beliau kembali secara pribadi, tapi bukan Golkar. Jika ingin membawa Golkar, masih ada mekanismenya di Rapimnas khusus," tutur Zainal.

Isyarat keinginan JK untuk kembali berduet dengan SBY mulai terlihat. JK menelepon SBY untuk mengucapkan selamat atas perolehan Partai Demokrat yang meningkat tajam.

Saat mengucapkan selamat, SBY menjawab ucapan JK dengan mengatakan bahwa ini adalah kemenangan bersama. Dalam pembicaraan itu, SBY pun mengatakan jika merindukan suasana seperti tahun 2004 lalu.

(gun/nwk)


Berita Terkait