"Ini kan baru quick count. Baru sebagian dari hasil Pemilu. Jadi belum bisa melakukan langkah yang lebih jauh," kata dia usai pertemuan di rumah Megawati, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2009).
Akan tetapi, Wiranto mengatakan antara dirinya dan Megawati sudah berada di koridor semangat kebersamaan yang sama.
"Bahwa negeri ini harus ada perubahan dalam misi kerakyatan yang jelas," kata mantan Panglima ABRI ini.
Sebelumnya, dalam pertemuan antar kedua tokoh tersebut disepakati untuk memperkarakan seluruh pelanggaran pemilu yang terjadi. Pelanggaran pertama yang akan dipersoalkan adalah soal kekisruhan DPT.
(irw/mad)











































