"Pemenang pemilu itu golput, bukan Demokrat," kata Direktur Bantuan Hukum Nasional Gerindra Mahendradatta ketika dihubungi detikcom, Jumat (10/5/2009).
"Angka golput lebih besar dari Demokrat. Kalau mau fair yang menang adalah golput," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah itu menurut Mahendra harus menjadi sorotan. Mereka yang jadi golput, lanjut Mahendradatta, bukan karena idealisme tapi golput karena administrasi yakni tidak ada namanya di dalam DPT.
"Jadi kalau Demokrat dibilang hebat memenangi pemilu dan bisa menguasai negara itu enggak benar," pungkasnya.
(Rez/iy)











































