"Selama ini figur ketua umum terlalu larut sebagai negarawan," ujar Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arif Sirajuddin di Kantor DPD Golkar Sulsel, Jl Bontolempangan, Makassar, Jumat (10/9/2009).
Menurut Ilham, Golkar juga tidak memiliki waktu yang cukup untuk 'menjual' JK sebagai calon presiden (capres). Golkar hanya punya waktu 2 bulan sejak tanggal 20 Februari 2009 untuk menjual figur JK. Parahnya lagi, pencapresan JK banyak dianggap sebagai sandiwara politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, seluruh ketua DPD I Golkar akan segera bertemu untuk menentukan sikap dalam rencana pencapresan JK. "Kami akan segera musyawarahkan secepatnya," pungkasnya.
Sebelumnya, berdasarkan hasil quick count berbagai lembaga survei, Partai Golkar berada di posisi ke dua dan ke tiga dalam perolehan suara nasional. Di beberapa TPS yang dijagokan, partai berlambang pohon beringin itu pun masih kalah oleh Partai Demokrat.
(mad/iy)










































