"Hasil quick count bolehlah kita jadikan pegangan sementara. Tapi kami yakin perolehan PKB masih jauh lebih tinggi dari hasil quick count yang hanya 5 sekian persen," kata Muhaimin kepada detikcom, Jumat (10/4/2009).
Menurut wakil ketua DPR ini, kalau pun urutan PKB turun karena turunnya perolehan suara PDIP dan Golkar, Cak Imin yakin PKB masih akan menempati posisi keempat. Hal ini disebabkan perolehan PKB pada pemilu 2004 sekitar 12 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya mengenai langkah selanjutnya setelah mengetahui bayangan perolehan suaranya, Muhaimin mengaku akan membahas dalam rapat DPP PKB dulu. Yang pasti jalinan komunikasi politik yang telah dibangun PKB selama ini akan semakin ditingkatkan.
"Tinggal kita lanjutkan saja," paparnya.
Untuk diketahui, hasil quick count yang dipublikasikan Lembaga Survei Indonesia (LSI) pimpinan Saiful Mujani, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA, LP3ES, Cirus dan LSN menempatkan PKB di urutan beragam.
Lembaga Survei Indonesia (LSI) mencatat PAN mendapatkan hanya mendapatkan 5,74 persen, sementara PKB 5,23 persen dan PPP 5,18 persen.
Hal yang sama juga dilaporkan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dengan kompoisis PAN 6,07 persen, PPP 5,29, dan PKB 5,20 persen. Hasil ini tak jauh beda dengan hitung cepatnya Lembaga Survei Nasional (LSN) yang mencatat PAN 5,33 persen, PPP 4,97 persen, PKB 4,62 persen.
Sementara itu, Lembaga survei Cirus menulis, PAN 5,80 persen, PKB 5,63 persen dan PPP 5,31 persen. Angka ini sama juga dengan hasil hitung cepat LP3ES yang menempatkan PAN sebesar 5,7 persen, PKB 5,6 persen dan PPP 5,2 persen.
(yid/nrl)











































