"Karena Golkar dirugikan juga dengan masalah DPT ini," kata Direkturย Bantuan Hukum Nasional Partai Gerindra Mahendradatta usai rapat di kantor Gerindra, Jl Brawijaya 9, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2009).
Selain itu, Gerindra juga sudah membuat tim khusus pencari fakta untuk menyelidiki kasus ini. Mahendra mengaku sudah menerima banyak pengaduan dari daerah tentang hal ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahendra menambahkan, permasalahan DPT ini sangat serius karena banyak caleg ataupun kader partai Gerindra yang tidak mampu memilih. Selain itu, banyak juga DPT siluman yang beredar.
"Saya jujur saja, saya bisa memilih tapi anak saya yang umurnya baru 12 tahun juga bisa dapat undangan untuk memilih," pungkasnya.
Sementara itu, capres Gerindra Prabowo Subiyanto juga ikut kecewa dengan DPT. Ia prihatin, karena banyak warga yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya.
Dari quick count sejumlah lembaga, Gerindra mendapat suara sekitar 3-4 persen. Namun, Gerindra tidak mau percaya dengan hasil quick count itu.
(mad/asy)











































