Pantauan detikcom dilbeberapa lembaga survei menunjukkan ketatnya persainga antara partai Golkar dan PDIP terlihat sejak pertama kali quick count itu dilakukan. Hal ini terjadi karena kedua partai sama-sama memiliki basis struktur organisasi yang kuat sampai ke daerah.
Sementara itu, Partai Gerindra (4,5 persen)Β dan Partai Hanura (3,5 persen) mampu menunjukkan dirinya sebagai partai yang layak diberikan kepercayaan duduk di parlemen. Kedua partai yang lahir setelah pemilu 2004 ini berhasil menembus ambang batas (Parliamentary Treshold) yang ditetapkan UU Pemilu no 10 tahun
2008 sebesar 2,5 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Saling kejar antara Golkar dan PDIP juga terlihat dari hasil hitung cepat Lembaga Survei Nasional (LSN). Lembaga ini mencatat Golkar lebih baik dari PDIP dengan persentase 14,2 persen, sedangkan PDIP hanya 13,62 persen. Hasil LSN berbeda Lembaga survei Cirus yang menempatkan PDIP dengan 14,56 persen, disusul Partai Golkar dengan 14,32.
Penilaian Cirus hampir sama dengan hitung cepatnya LP3ES. Lembaga ini mencatat PDIP diuruta kedua dengan persentase 15, persen, sementara Golkar hanya 14,9 persen. Angka ini akan terus berkejaran sampai semua sample dari hitung cepat masuk.
(yid/ndr)











































