"Kita akan counter hal itu pada perhitungan di tingkat kecamatan. Dan juga pada perhitungan KPU nanti, di samping mencocok-cocokkan perhitungan dari Golkar sendiri," kata Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla (JK) saat jumpa pers di samping rumah dinasnya atau yang dikenal dengan sebutan 'Slipi 2' di Jl Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2009).
Pada kesempatan jumpa pers selama 10 menit tersebut, JK didampingi sejumlah petinggi Golkar lainnya. Mereka adalah Sekjen Golkar Soemarsono, Wasekjen Iskandar Mandji, dan Ketua DPP Syamsul Muarif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita menginstruksikan penghitungan dari TPS-TPS. DPP Golkar juga punya jaringan dari kecamatan langsung ke DPP," jelasnya.
Mengenai anggapan adanya keberpihakan lembaga penyelenggara quick count kepada golongan tertentu, JK enggan menanggapi. Sampai saat ini, lanjut JK, DPP Golkar menerima semua hal yang terjadi.
"Tentu Golkar tidak bisa menanggapi hal-hal yang berdasarkan anggapan. Harus ada bukti," elaknya.
Usai melakukan jumpa pers, JK kembali menggelar rapat dengan petinggi-petinggi Golkar. Sementara puluhan wartawan terus menunggu di rumah yang disewa untuk urusan partai tersebut.
Berdasarkan hasil quick count dari sejumlah lembaga, Partai Golkar berada di posisi dua dan tiga. Golkar kalah dari Partai Demokrat dengan selisih suara sekitar 5-6%.
(irw/asy)











































