Pemilu 2009 di Mata PKL

Pemilu 2009 di Mata PKL

- detikNews
Kamis, 09 Apr 2009 17:14 WIB
Pemilu 2009 di Mata PKL
Jakarta - Megahnya pesta demokrasi ternyata tidak membuat semua warga negara ikut berpesta. Beragam pendapat dilontarkan pedagang kaki lima (PKL) seputar Pemilu 2009.

"Pemilu ini memang saya tidak milih karena saya tidak terdaftar di sini tapi
saya terdaftarnya di kampung. Tapi yang aneh, saya nekat jualan dari pagi kok
laku keras, tidak seperti habis nyoblos pemilu lalu," Sumarti (35)
kepada detikcom di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2009).

Lain lagi dengan Ahmad (20) yang tengah mendorong gerobak es krim ini nampak emosi saat ditanya soal Pemilu 2009.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemilu mau 2009, mau 2004, nggak pernah ada artinya buat kita. Nggak ada perubahan nasib. Kampanye saja mereka semangatnya. Kita pedagang nggak mikirin politik-politikan, kita cuma cari untung saja," kata Ahmad yang di jari kelingking kirinya tampak biru terkena tinta.

Agak jauh tempat Ahmad mangkal, tepatnya di sebelah kandang Komodo, ada dua
penjual mie dan minuman botol yang tengah asyik membicarakan pemilu.

"Nyontreng dong, kami kan warga negara Indonesia," kata Sumi (29).

"Rugi kalau tidak nyontreng suara kita dipakai orang nanti," timpal Yati (27).
(van/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads